Sering Mencampur Oli dari Berbagai Merek, Ini Dampaknya Pada Mesin : Okezone Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Salah satu perawatan rutin pada mobil adalah mengganti oli. Sayangnya, banyak pemilik mobil tidak mengerti, menggunakan oli yang berbeda-beda apalagi dicampur, berpotensi kerusakan mesin.

Pemilik bengkel mobil Top Speed Depok, Stanley Junior menjelaskan, pemilik mobil tergiur dengan oli mesin yang lebih murah, namun tidak sesuai dengan spesifikasi mobil.

“Salah pemahaman sih kalau sering gonta ganti merek oli hanya karena harganya murah. Apalagi kalau sampai di campur. Efeknya negatifnya bisa ke mesin,” katanya saat dihubungi iNews.id, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Motor Listrik Berbobot Ringan Ini Dibanderol Rp70 Jutaan, Terbuat dari Apa? 

Stanley beranggapan, mungkin untuk beberapa orang, mencampur oli akan jauh lebih hemat. Padahal, kedua oli tersebut punya kandungan kimia yang berbeda yang tidak diketahui banyak orang.

“Kalau oli dicampur mungkin anggapannya akan lebih hemat. Kedua oli itu kan punya kandungan kimia yang kita tidak tahu spesifikasinya. Reaksi apa yang ditimbulkan kita juga tidak tahu. Zat aditifnya berbeda,” katanya.

Baca Juga: Pasar Mobil Bekas Diprediksi Menggeliat di Kuartal Kedua 

Menurut Stanley, risiko paling parah jika mencampurkan oli yang berbeda merek yakni bisa membuat mesin macet dan tidak bisa bergerak.

“Hasil reaksi kimia dari pencampuran oli tersebut berpotensi membentuk efek lumpur yang mengakibatkan mesin lecet. Jadi, lebih baik pakai oli mesin yang direkomendasikan buku petunjuk mobil,” kata Stanley.

(amr)

[ad_2]

Source link

Leave a Comment