Relaksasi Insentif PPn BM, Pemesanan Mobil Honda Naik 80 Persen : Okezone Otomotif

[ad_1]

JAKARTAPemerintah menetapkan sebanyak 21 mobil bermesin 1.500 cc ke bawah mendapatkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn BM). Di antara merek kendaraan yang mendapat relaksasi adalah Honda.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy mengatakan pihaknya bersyukur pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memulihkan kembali industri otomotif di Indonesia. Ini tidak hanya dirasakan produsen, tapi juga industri suku cadang dan perusahaan lokal sebagai pemasok.

“Sampai 22 Maret 2020 secara keseluruhan jumlah pemasanan meningkat 50 persen. Untuk model yang terkena relaksasi naik 80 persen,” ujar Yusak Billy dalam video conference, Kamis (25/3).

Kabar terbaru, pemerintah juga akan memberikan insentif bagi mobil berkapasitas 1.500 cc ke atas hingga 2.500 cc yang akan berlaku pada April 2021. Honda pun menyambut baik.

(Baca juga: Terbatas, Toyota GR Yaris WRC Hanya Ada 126 Unit di Indonesia)

“Kita mendapatkan stimulus yang langsung mengena pada harga jual kendaraan bermotor agar harga lebih terjangkau masyarakat. Jika terjadi pembelian, maka industri mobil dan industri komponen akan bangkit kembali. Namun, yang menjadi tantangan bagaimana memenuhi pemesanan yang meningkat,” katanya.

Untuk model kendaraan Honda di bawah 1.500 cc yang mendapat insetif PPn BM, yaitu Honda BR-V, H-RV, Mobilio dan Brio RS. Sementara untuk insetif lanjutan di atas 1.500 cc, mereka belum memberikan model kendaraan apa yang mendapat relaksasi. “Untuk yang model 1.500 cc ke atas, kami masih menunggu ketentuan pemerintah. apakah CR-V masuk daftar, nanti akan kami informasikan,” ujarnya.

 (Baca juga: Pasar Sepi, Harga Mobil Bekas Anjlok)

(sst)

(amr)

[ad_2]

Source link

Leave a Comment