Masalah Fuel Pump, Toyota Recall 286.000 Mobil, Ini Jenisnya : Okezone Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Sebanyak 286.000 unit mobil Toyota mengalami masalah pada fuel pump (pompa bahan bakar). PT Toyota Astra Motor (TAM) mengambil langkah cepat dengan menarik kembali (recall) yang terlibat dalam program perbaikan ini di antaranya Toyota Avanza dan Rush produksi 2017-2019.

Toyota menyebutkan recall dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan menjamin kualitas produk serta menjaga keamaan dan keselamatan pengguna kendaraan.

“Sejalan dengan global initiative principal Toyota Motor Corp, aktivitas recall pada produk tertentu telah dilakukan TAM sejak bertahun-tahun sebagai wujud komitmen kami dalam mengutamakan keamanan dan keselamatan pelanggan. Kami berterima kasih atas respons yang cepat dan aktif dari pelanggan, sehingga persentase kendaraan yang sudah diperbaiki cukup tinggi,” ujar Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto dalam keterangan persnya dilansir Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Toyota Recall 3.923 Unit Avanza, Ada Masalah Dipompa Bahan Bakar

Aktivitas recall yang meliputi proses pengecekan dan penggantian parts sangat mudah dilakukan di bengkel resmi Toyota dan tanpa biaya sama sekali (gratis). Seluruh jaringan bengkel Toyota yang saat ini berjumlah 298 bengkel yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia juga dilibatkan untuk memastikan pelanggan segera melakukan pengecekan dan penggantian komponen kendaraannya.

Pada setiap aktivitas recall, Toyota menginformasikan hal tersebut kepada pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi, baik melalui surat resmi maupun melalui media massa dan situs resmi Toyota. Pelanggan bisa menghubungi jaringan outlet resmi Toyota terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, serta dapat menghubungi Toyota Customer Care (24 jam).

Baca Juga: Viral, Suzuki Jimny Versi Panjang Berkeliaran di Jalanan

“Pelanggan dapat mengunjungi website resmi Toyota untuk pengecekan, dengan memasukkan nomor rangka dan selanjutnya akan muncul informasi apakah kendaraannya masuk dalam program recall. Jika kendaraannya masuk ke dalam program ini, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan penggantian komponen kendaraan jika diperlukan,” kata Toyota.

Untuk proses penggantian, pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu, agar dealer dapat mempersiapkan stall, teknisi, dan part yang akan diganti. Dan seluruh proses pemeriksaan dan penggantian tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Aktivitas Recall Fuel Pump

TAM telah me-recall terkait masalah komponen pompa bahan bakar pada Juli 2020. Pada saat itu, Alphard produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, dan Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019 masuk dalam aktivitas recall.

Sejak pemberitahuan secara resmi kepada pelanggan pada akhir Juli tahun lalu hingga saat ini lebih dari 60 persen dari total kendaraan yang terlibat sudah dicek dan diperbaiki di bengkel resmi. Sebagai kelanjutan dari upaya menjamin keselamatan pelanggan, Toyota terus memonitor di lapangan dan memeriksa apakah model-model lainnya juga mengalami hal serupa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Toyota memperluas cakupan model-model yang masuk ke dalam aktivitas ini, yaitu

– Alphard produksi 2017-2019;

– C-HR produksi 2018-2019,

– Corolla produksi 2019,

– Camry produksi 2019,

– Voxy produksi 2018-2019;

– Kijang Innova produksi 2018-2019,

– Fortuner produksi 2018-2019;

– Hilux produksi 2019,

– Avanza produksi 2017-2019

– Rush produksi 2017-2019.

“TAM mengajak kembali para pemilik beberapa model kendaraan Toyota dengan produksi tahun yang dimaksud di atas untuk segera melakukan pengecekan dan jika diperlukan maka melakukan penggantian fuel pump kendaraannya. Pengerjaan pengecekan dan penggantian fuel pump ini berlangsung sekitar 2-4 jam,” kata pihak Toyota.

Recall Brake Booster Selain aktivitas penggantian komponen fuel pump pada beberapa model tertentu, TAM juga menghimbau pemilik Hilux dengan tahun produksi Juni-Desember 2018 memeriksa dan jika diperlukan melakukan penggantian komponen brake booster.

Ini disebabkan karena adanya potensi yang dapat mempengaruhi mekanisme kinerja proses pengereman. Pengerjaan pengecekan dan penggantian brake booster ini berlangsung sekitar 30 menit hingga 3,5 jam.

[ad_2]

Source link

Leave a Comment