Coba 5 Cara Ini Agar Mobil Bekas Anda Cepat Laku : Okezone Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Berbeda dengan tradisi yang berlangsung pada tahun-tahun sebelumnya, penjual kendaraan bekas belum terlihat menuai keuntungan di tengah pandemi covid-19.

Lesunya penjualan kendaraan bermotor bekas secara umum, salah satunya akibat pemberlakuan PPnBM yang diterapkan pemerintah terhadap kendaraan baru, menjadi salah satu faktor.

Meski begitu, ada banyak cara untuk bisa mendongkrak penjualan kendaraan bekas, baik offline maupun online.

Baca Juga: Aturan PPnBM 0% Dinilai Tak Berpihak Pedagang Mobil Bekas

Baca Juga: Relaksasi PPnBM Kendaraan Baru 0%, Pedagang Mobil Bekas Santai

Agar menjual mobil bekas cepat laku dengan harga jual tinggi, apa saja yang harus diperhatikan? General Manager Carsome Indonesia, Delly Nugraha membagikan lima tips sebagai berikut:

1. Periksa kondisi mesin dan kelengkapan mobil

Kesehatan mesin, kaki-kaki, termasuk interior selalu menjadi sorotan ketika konsumen akan membeli mobil bekas. Periksakan kondisi mesin apakah ada tetesan oli, dan bunyi-bunyi yang terdengar kasar. Periksa apakah pada bagian shockbreaker, stir, per, dan roda ada bunyi-bunyi tidak wajar.

Tidak seperti kondisi interior yang terlihat kasat mata, kondisi mesin dan kaki-kaki yang tidak sehat kadang tidak terlihat jelas dan membutuhkan pemeriksaan oleh montir profesional. “Anda bisa mencoba jasa penjualan mobil Carsome yang menyediakan jasa inspeksi 175 titik. Inspektor akan datang ke rumah dan proses pemeriksaan mobil termasuk test drive akan berlangsung sekitar 45-60 menit,” ujar Delly dalam keterangan elektroniknya, baru-baru ini.

2. Cuci dan lakukan detailing mobil

Penting sekali mobil terlihat bersih saat ditawarkan kepada pembeli. Pastikan Anda mencuci dan melakukan detailing mobil secara menyeluruh, termasuk bagian kolong mobil. “Hal ini diperlukan agar mobil terlihat lebih cantik dan terawat seperti saat awal beli. Pembeli pun tidak ragu memberi harga tinggi karena mobil tampak menarik. Sertakan juga bukti perawatan rutin sebagai nilai tambah untuk penjualan mobil Anda,” kata Delly.

3. Ketahui harga jual sesuai kondisi mobil

Setelah kondisi mobil secara keseluruhan aman dan terawat, langkah selanjutnya mencari tahu harga mobil yang sesuai dengan keadaan mobil. Harga mobil dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pajak, kesehatan mesin, jumlah kilometer, hingga keadaan interior dan eksterior. Gunakan platform yang bisa membantu dalam memeriksa kondisi mobil, tapi juga memberi harga yang transparan dan bisa membuat mobil terjual dengan cepat.

4. Persiapkan dokumen-dokumen penting

Kelengkapan dokumen juga menjadi pertimbangan calon pembeli ketika hendak membeli mobil. Sebab itu, penting untuk menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan, di antaranya BPKB, STNK dan lembar pajak, bukti pembelian, Form A dan salinan KTP pemilik mobil, serta kuitansi kosong untuk mempermudah balik nama kendaraan.

5. Pilih platform antirepot dan prosesnya mudah

Menjual mobil bekas bisa menjadi proses melelahkan dan memakan waktu, apalagi dengan keterbatasan tatap muka langsung selama pandemi Covid-19. Penting untuk memilih platform online dengan pengalaman jual mobil minim bertatap muka. “Pastikan platform online dengan proses yang mudah, cepat, aman, menjamin proses pembelian yang transparan, serta bisa membantu dalam pengurusan dokumen,” ujar Delly.

(amr)

[ad_2]

Source link

Leave a Comment