Cara Menghindari Rem Mobil Overheat saat di Jalur Puncak : Okezone Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Saat melintasi jalur puncak dengan track menanjak dan menurun, pengemudi mobil penting memperhatikan hal mendasar dalam sistem pengereman. Selain meminimalisir kerusakan mesin dan rem juga untuk keselamatan pengendara.

Dalam hal ini, penulis akan mengupas bagaimana masalah yang kerap timbul ketika mengemudi mobil di jalan tersebut adalah terjadinya rem overheat. Jalur yang terlampau berat membuat koefisien gesek dari kampas rem menurun drastis dan tidak mampu menahan putaran cakram atau tromol rem.

Kampas rem overheat merupakan salah satu penyebab utama rem mobil blong, sehingga laju mobil tidak bisa dikurangi dan mengakibatkan kecelakaan saat pengemudi tidak mampu mengendalikannya.

Baca Juga: Tips Merawat Kolong Mobil Tak Mudah Karat Disebabkan Air Hujan

Rem overheat bukan sebuah kejadian tiba-tiba. Kondisi ini disebabkan oleh perilaku pengemudi yang hanya mengandalkan rem utama untuk mengatur kecepatan mobil di jalan menurun. Padahal, bisa memanfaatkan efek engine brake dengan cara menurunkan rasio gigi transmisi.

Meski begitu, masih ada bagian lain dari sistem rem yang dapat terkena panas berlebih atau overheat, yakni minyak rem.

Baca Juga: Tips Nyetir yang Benar Agar Ban Mobil Tak Cepat Rusak 

Adanya udara pada sirkulasi minyak rem bisa menyebabkan terjadinya oksidasi dan menghasilkan uap air yang akan menguap saat panas dan membuat tekanan minyak rem menurun sehingga rem gagal bekerja.

Sebab lainnya adalah kualitas minyak rem yang buruk karena terpengaruh suhu atau kadaluwarsa, adanya endapan lumpur di dalam sistem rem, karat di perangkat rem berbahan besi sehingga merusak senyawa kimia minyak rem, serta selang dari bahan karet yang getas sudah tidak fleksibel dan pecah saat menerima tekanan berat.

Cara yang bisa dilakukan untuk mengindari overheat adalah dari cara memperlakukan rem mobil. Pengemudi jangan menginjak pedal rem kalau tidak dibutuhkan, serta hindari memaksa hanya mengandalkan rem utama di jalan menurun

“Dan disarankan memanfaatkan engine brake dengan menurunkan posisi gigi transmisi,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021),

Selain itu, rem tidak dapat bekerja optimal saat hujan turun atau jalan basah. Segera turunkan kecepatan mobil ketika melalui jalan yang basah. Sempatkan beristirahat ketika perjalanan jauh, minimal setiap 3 jam sekali untuk memberikan kesempatan pada sistem rem melepaskan panas.

Dari sisi teknis kendaraan, pengemudi dapat mencegah rem overheat dengan rutin menjalankan servis berkala di bengkel, misalnya di Auto2000. Teknisi akan melakukan pemeriksaaan menyeluruh sistem pengereman mobil, mulai dari minyak rem hingga komponen lainnya yang berada di kolong mobil dan kerap tidak terpantau oleh pemilik kendaraan.

[ad_2]

Source link

Leave a Comment